logo pa nunukan   

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA                   

PENGADILAN AGAMA NUNUKAN

Komplek Perkantoran Vertikal, Jl. Ujang Dewa, Nunukan - Kalimantan Utara 77482
Telp : 0556-23939 | Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Written by Tim red.. on . Hits: 360

Kesekian Kalinya, Mediasi Berhasil Oleh Mediator Hakim Pengadilan Agama Nunukan

 

za

Kehidupan berumah tangga memang syarat akan permasalahan yang menjadi bumbu dan juga merupakan ladang pahala bagi pasangan suami istri. Namun demikian, tidak sedikit permasalahan yang hadir di tengah-tengah keromatisan pasangan suami istri, tidak dapat diselesaikan sehingga mau tidak mau harus menempuh jalan keluar terakhir berupa perceraian. Tidak cukup sampai disitu, setelah bercerai-pun masih berlanjut ke masalah-masalah lain yang merupakan akibat hukum dari adanya sebuah pernikahan yang kemudian diakhiri dengan perceraian, misalnya harta Bersama, hak asuh anak, pemberian nafkah dan lain-lain. Sehingga tidak sedikit permasalahan-permaslahan tersebut tidak dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan berlanjut ke meja hijau, dalam hal ini Pengadilan Agama.

Syukur alhamdulillah pada tanggal 18 Maret 2021, di Ruang Mediasi Pengadilan Agama Nunukan, Mediator muda mas bro Zainal Abidin, S. Sy., salah satu Hakim Pengadilan Agama Nunukan berhasil mendamaikan sengketa hak asuh anak dengan kesepakatan perdamaian yang dimohonkan untuk dikuatkan dalam akta perdamaian (akta van dading). Mediasi tersebut berlangsung dengan 2 (dua) kali pertemuan dalam jeda waktu lebih kurang dua jam hingga tercapai sebuah kesepakatan. Ditanya tentang kiat-kiatnya Zainal berseloroh “Kunci sukses mediasi itu sebenarnya sederhana, yakni harus bisa bicara by heart dan tergantung amal perbuatan” disusul dengan tawa. Dia melanjutkan “ Di dalam al-Quran surat al-Hujurat, bahwa sesama muslim, seiman seagama, kita adalah saudara, dan dalam surat an-Nisa dijelaskan bahwa perdamaian itu adalah pilihan terbaik. Penyelesaian masalah dengan damai atas dasar kehendak para pihak itu jauh lebih menguntungkan masing-masing pihak, daripada diputuskan oleh hakim. Karena bagaimanapun adilnya putusan hakim, pasti tidak setara dengan keadilan yang dirasakan dari hasil kesepakatan yang solusinya muncul dari mereka sendiri, yang mana merekalah yang lebih tahu mana yang lebih baik bagi mereka. Itu semua harus kita tekankan kepada para pihak yang dimediasi untuk mengingatkan Kembali, mengedukasi dan memotivasi mereka agar menyelasikan masalah dengan damai melalui musyawarah”.

Selanjutnya ketika ditanya oleh tim redaktur apakah semua perkara teknik mediasinya sama, dia menjawab penyelesaian perkara melalui mediasi tergantung dari pokok permaslahannya. Menurutnya, mediasi perkara mediasi yang berhubungan dengan hati, seperti perceraian, cenderung lebih sulit mencari celah penyelasaiannya daripada yang lain, termasuk hak asuh anak. Dia menambahkan “Untuk perkara hadonah (hak asuh anak) kita juga perlu mengingatkan kembali bahwa anak bukanlah benda yang bisa diperebutkan semaunya, tetapi anak memiliki jiwa yang kemungkinan besar akan terpengaruh kejiwaanya ketika diperebutkan oleh ayah ibunya. Padahal sebenarnya anak ini sangat membutuhkan kasih sayang dari keduanya, bukan malah diperebutkan. Dan ingatkan juga, bahwa anak sampai kapanpun adalah anak yang merupakan tanggung jawab keduanya dari dunia hingga akhirat”. Kemudian dia tutup dengan pesan bahwa kita hanya bisa berusaha, selanjutnya serahkan kepada Dzat Yang Maha membolak balikkan hati dan jangan lupa melibatkan-Nya dalam setiap usaha kita. (Tim Redaktur...)

Hubungi Kami

PENGADILAN AGAMA NUNUKAN

Komplek Perkantoran Vertikal
Jl. Ujang Dewa, Nunukan - Kalimantan Utara 77482
Telp:0556-23939
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Social Media Resmi
Pengadilan Agama Nunukan :
 iconfinder_facebook_386622.png twitter.png iconfinder_social-instagram-new-square2_1164347.png iconfinder_YouTube_2613309.png iconfinder_1_Whatsapp2_colored_svg_5296520.png iconfinder_google_4975305.png
X

Pengadilan Agama Nunukan

FITUR DI NON AKTIFKAN