w3c wai AAA     w3c html 5
logo pa nunukan   

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA                   

PENGADILAN AGAMA NUNUKAN

Written by Admin on . Hits: 85

notif sms

 

Nunukan (24/10/2019), Cetak Biru Pembaruan Peradilan 2010-2035 yang dicanangkan Mahkamah Agung Republik Indonesia memberikan peta jalan pengembangan manajemen peradilan dengan menggunakan Teknologi Informasi (TI). Memiliki manajemen informasi yang menjamin akuntabilitas, kredibiltas, dan transparan serta menjadi organisasi modern berbasis TI terpadu adalah salah satu penunjang penting yang akan mendorong terwujudnya Badan Peradilan Yang Agung.

Proses berperkara di persidangan melewati tahapan-tahapan yang sudah ditetapkan, dari tahapan administrasi sampai tahapan persidangan. Para pihak berperkara seringkali bingung atau mungkin tidak tahu apa yang mesti dilakukan setelah melewati satu proses, sehingga dibutuhkan satu cara atau terobosan untuk mengingatkan para pihak bahwa proses perkara yang dijalani nya sudah sampai tahapan tertentu.

Notifikasi perkara berbasis SMS (Short Message Service) merupakan bagian dari 9 Aplikasi Badan Peradilan Agama, sederhana namun diharapkan mampu memudahkan pihak berperkara untuk memantau tahapan yang sedang mereka jalani dan menyiapkan segala sesuatunya dengan baik.

PA Nunukan yang berada di wilayah perbatasan bagian utara NKRI mulai hari ini menerapkan sistem notifikasi perkara berbasis SMS (Short Message Service) guna memberikan notifikasi kepada pihak berperkara di PA Nunukan terkait perkembangan dan status terakhir dari perkara yang sedang berjalan, baik itu pihak prinsipal dalam suatu perkara maupun Kuasa Hukumnya.

Notifikasi yang dikirim secara otomatis oleh sistem SMS Gateway milik PA Nunukan meliputi jadwal sidang, status perkara, keuangan perkara dan pemberitahuan akta cerai sudah terbit.

(eko)

Hubungi Kami

PENGADILAN AGAMA NUNUKAN

Komplek Perkantoran Vertikal
Jl. Ujang Dewa, Nunukan - Kalimantan Utara 77482
Telp:0556-23939 Fax:0556-23943
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
X

Pengadilan Agama Nunukan

FITUR DI NON AKTIFKAN