Seluruh Aparatur Pengadilan Agama Nunukan Ikuti Apel Pagi, "Semangat Spanyol Juarai Piala Dunia Patut Kita Contoh"!
Nunukan, 20 Juli 2026. pa-nunukan.go.id
Aparatur Pengadilan Agama Nunukan mengikuti Apel Pagi yang menjadi kegiatan rutin tiap awal pekannya. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 20 Juli 2026 pukul 08.00 WITA hingga selesai tersebut dilaksanakan di halaman Pengadilan Agama Nunukan. Pembina apel pagi pada kesempatan ini adalah Ketua Pengadilan Agama Nunukan YM R. Abdul Berri H.L., S.Ag. M.Hum.

Apel diawali dengan pembacaan bersama-sama 8 (delapan) nilai utama Mahkamah Agung serta dilanjutkan dengan yel Mahkamah Agung, Badilag, PTA Kaltara, serta Pengadilan Agama Nunukan yang semakin menambah semangat para peserta apel pagi. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan amanat pembina apel. Pembina apel mengawali penyampaian dengan mengaitkan suasana kemeriahan laga final Piala Dunia 2026 yang berlangsung jam 03.00 WITA pagi tadi. Beliau menyampaikan bahwa sebagaimana pertandingan final yang mempertemukan Argentina dan Spanyol berlangsung dengan penuh semangat kompetisi untuk menjadi yang terbaik, demikian pula di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya, setiap satuan kerja dituntut untuk berkompetisi secara sehat dalam meningkatkan kualitas kinerja, termasuk dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Lebih lanjut, Pembina Apel mengingatkan seluruh aparatur agar senantiasa meningkatkan kompetensi, kapasitas, dan kualitas pelayanan sehingga mampu bersaing dengan satuan kerja Pengadilan Agama lainnya. Sebagai contoh, pada tahun ini hanya terdapat satu satuan kerja yang diusulkan untuk memperoleh predikat WBBM, yaitu Pengadilan Agama Tual yang merupakan pengadilan kelas II di wilayah Indonesia bagian timur. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh aparatur Pengadilan Agama Nunukan untuk tetap optimis dan terus berupaya meningkatkan kualitas kinerja, dengan keyakinan bahwa meskipun sama-sama merupakan pengadilan kelas II dan berada di wilayah perbatasan Indonesia bagian utara, Pengadilan Agama Nunukan juga memiliki peluang yang sama untuk meraih predikat WBBM.

Di akhir amanatnya, Pembina Apel menegaskan bahwa kompetisi yang dijalankan tidak hanya sebatas dalam meraih predikat WBK maupun WBBM, tetapi juga merupakan bagian dari semangat fastabiqul khairat, yaitu berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan, meningkatkan integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
---De_Bora9--