Pengadilan Agama Nunukan Hadiri Pelantikan Hakim Tinggi dan Pembinaan Ketua PTA Kalimantan Utara
Tanjung Selor, 21 Mei 2026. pa-nunukan.go.id.
Pengadilan Agama Nunukan menghadiri kegiatan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Utara. Kehadiran Pengadilan Agama Nunukan berdasarkan surat undangan Nomor 719/KPTA.W34-A/UND.OT1.2/V/2026 tanggal 18 Mei 2026 yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Agama se-wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Utara pada Kamis, 21 Mei 2026 Pukul 09.00 WITA, di ruang sidang I Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Utara, Tanjung Selor.

Dalam kegiatan tersebut, Pengadilan Agama Nunukan diwakili oleh Plh. Ketua, Nur Afifah, S.H., didampingi oleh Sekretaris, Ika Kurnia Fitriani, S.H.I., M.H.I., serta Plt. Panitera, Raden Permata, S.H., M.Han. Turut hadir pula perwakilan dari Pengadilan Agama Tanjung Selor dan Pengadilan Agama Tarakan, serta para anggota Dharmayukti Karini yang ikut menyemarakkan jalannya acara.

Rangkaian acara diawali dengan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan tujuh Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Utara. Prosesi berlangsung dengan khidmat sebagai bagian dari upaya penguatan sumber daya aparatur peradilan agama di wilayah Kalimantan Utara. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Ketua Pengadilan Agama Tanjung Selor serta Ketua Pengadilan Agama Tarakan, yang menandai dimulainya amanah baru dalam memimpin satuan kerja masing-masing.

Setelah prosesi pelantikan selesai, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Utara, Drs. RD. Mahbub Tobri, M.H., memberikan pembinaan kepada seluruh pimpinan pengadilan tingkat pertama di bawah wilayah hukum PTA Kalimantan Utara. Kegiatan pembinaan tersebut juga dihadiri oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Utara.

Dalam arahannya, Ketua PTA Kalimantan Utara menegaskan bahwa PTA Kalimantan Utara beserta seluruh pengadilan agama di bawahnya harus terus bergerak maju dan menjadi yang terdepan dibandingkan pengadilan agama di wilayah PTA lainnya. Meskipun berada di ujung utara Pulau Kalimantan, hal tersebut tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih prestasi dan memberikan pelayanan peradilan yang unggul, terutama di zaman teknologi AI (Artificial Intelligence) yang menuntut warga peradilan di masa kini untuk dapat lebih beradaptasi dan terus berinovasi. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga soliditas, solidaritas, dan kekompakan antarpegawai, karena suasana kerja yang harmonis akan menciptakan kenyamanan dalam bekerja serta berdampak positif terhadap peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.