Pengadilan Agama Nunukan Tingkatkan Pelayanan Melalui Pelatihan Ultimate Service Bersama Bank Syariah Indonesia
Nunukan, 16 April 2026. pa-nunukan.go.id
Pengadilan Agama Nunukan menggelar Pelatihan Ultimate Service bekerja sama dengan BSI Kantor Cabang Nunukan pada Kamis, 16 April 2026 pukul 14.00 WITA di Media Center Pengadilan Agama Nunukan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Nunukan dan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Nunukan, R. Abdul Berry HL. Adapun materi pelatihan disampaikan oleh Ismawati Nur selaku CSR BSI KCP Nunukan bersama tim BSI. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat pencari keadilan di wilayah Nunukan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai konsep Service Excellent yang berorientasi pada pencapaian “ultimate service”, yakni pelayanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar pengguna layanan, tetapi juga mampu memberikan pengalaman yang berkesan. Hal ini dimulai dari hal sederhana seperti cara menyapa yang lebih profesional dan ramah, hingga membangun interaksi yang berkualitas. Untuk mencapai performa puncak, aparatur dituntut memiliki energi kerja yang tinggi, berpenampilan profesional, serta mampu berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dengan masyarakat.

Pelayanan yang unggul ditekankan pada kemampuan melampaui harapan masyarakat (result > expectation), di mana perhatian kecil dapat memberikan dampak besar bagi kepuasan pencari keadilan. Dalam praktiknya, diterapkan prinsip 3A yaitu attitude (sikap yang benar), attention (perhatian penuh), dan action (tindakan yang tepat). Kualitas layanan juga digambarkan berkembang dari level basic hingga ultimate, seiring dengan meningkatnya kualitas pelayanan yang diberikan. Hal ini sejalan dengan tugas dan kewenangan Pengadilan Agama dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat yang menuntut pelayanan profesional, transparan, dan berkeadilan.

Selain itu, pelatihan ini juga menekankan pentingnya budaya kerja dan kepemimpinan yang kuat dalam organisasi. Aparatur didorong untuk memiliki karakter positif seperti rajin, sabar, terbuka, serta mampu bekerja sama dalam tim. Proses perubahan menuju pelayanan yang lebih baik dipahami sebagai bagian dari “growing to impact”, di mana setiap individu perlu siap beradaptasi dan terus berkembang.

Dengan komunikasi yang baik serta kemampuan memahami perilaku masyarakat pencari keadilan yang beragam, diharapkan Pengadilan Agama Nunukan dapat memberikan pelayanan yang lebih humanis, efektif, dan bermakna bagi seluruh masyarakat pencari keadilan.