Pengadilan Agama Nunukan Hadiri Seminar Nasional “Mahkamah Islam Tinggi (MIT): Pembuka Tabir Sejarah Eksistensi Peradilan Agama dalam Reformasi Hukum dan Peradilan di Indonesia”
Nunukan, 23 Oktober 2025. pa-nunukan.go.id.
Pengadilan Agama Nunukan menghadiri undangan Seminar Nasional dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI Nomor: 2778/DJA/UND.HM1.1.1/IX/2025 tanggal 15 Oktober 2025. Seminar yang mengusung tema “Mahkamah Islam Tinggi (MIT): Pembuka Tabir Sejarah Eksistensi Peradilan Agama dalam Reformasi Hukum dan Peradilan di Indonesia” ini diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Semarang bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Kamis, 23 Oktober 2025, bertempat di Auditorium Moch. Djasman Al-Kindi, Kampus I UMS.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Dirjen Badilag Bapak Drs. Muchlis, S.H., M.H., dengan keynote speech dari Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI, Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum. Seminar turut diisi oleh berbagai tokoh penting di bidang hukum Islam, antara lain Ketua PTA Semarang Dr. Hj. Rokhanah, S.H., M.H. sebagai pembuka seminar, serta sambutan oleh Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, S.E., M.Hum. Adapun pemateri utama adalah Ketua PTA Surabaya Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H. dan purnabakti KPTA Mataram sekaligus Hakim Mahkamah Konstitusi RI., Dr. H. Ahmad Fadhil Sumadi, S.H., M.Hum. Bertindak sebagai pembahas yaitu Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari, S.H., M.Hum. (Guru Besar Fakultas Hukum dan Ilmu Politik UMS) dan Prof. Dr. H. M. Amin Suma, S.H., M.A., M.M. (Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta).

Pengadilan Agama Nunukan turut berpartisipasi secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Media Center Pengadilan Agama Nunukan pada pukul 09.00 WITA. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PA Nunukan Bapak R. Abdul Berri H.L., S.Ag., M.Hum., Wakil Ketua Ibu Rufaidah Idris, S.H.I., Hakim Ibu Zuriah, S.H.I., M.H., dan Ibu Nur Afifah, S.H. Seminar ini membahas secara mendalam perjalanan panjang Peradilan Agama mulai dari masa Pengadilan Surambi, Mahkamah Islam Tinggi (MIT) Surakarta, hingga terbentuknya sistem one roof di bawah Mahkamah Agung pasca reformasi.

Melalui partisipasi dalam Seminar Nasional ini, Pengadilan Agama Nunukan berharap dapat memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman mengenai sejarah serta dinamika perkembangan lembaga peradilan agama di Indonesia. Pemaparan para narasumber yang kompeten di bidangnya menjadi sumber inspirasi dan refleksi bagi aparatur Pengadilan Agama Nunukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan peradilan yang berintegritas dan berkeadilan. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum bagi aparatur Pengadilan Agama Nunukan untuk terus menguatkan komitmen dalam mengimplementasikan nilai-nilai reformasi peradilan serta memperkaya pengetahuan hukum Islam dan sejarah kelembagaan peradilan agama. Dengan memahami akar sejarah Mahkamah Islam Tinggi (MIT), diharapkan para hakim dan aparatur peradilan dapat lebih bijak dalam menegakkan hukum dan memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.

Dengan semangat pembelajaran berkelanjutan, Pengadilan Agama Nunukan berkomitmen menjadikan hasil dari seminar nasional ini sebagai bekal berharga dalam meningkatkan profesionalitas, memperkaya khazanah ilmu pengetahuan, serta memperkuat eksistensi peradilan agama sebagai pilar penting dalam sistem hukum nasional Indonesia. (frh_gmbz)